
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Lomba Gebyar Ramadan Berkah Jilid V yang digelar di halaman TVRI Kalimantan Tengah, Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Senin (2/3/2026).
Menurut gubernur, kegiatan tersebut menjadi ruang aktualisasi bakat dan potensi generasi muda, mulai dari anak-anak, remaja, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan kegiatan ini. Ini bukan sekadar lomba, tetapi wadah positif untuk menumbuhkan minat, bakat, serta semangat berkompetisi yang sehat di bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Bukan Sekadar Ajang Kompetisi
Agustiar menegaskan, Gebyar Ramadan Berkah bukan hanya perhelatan kompetitif, melainkan juga sarana pembinaan karakter yang sarat nilai keagamaan dan spiritualitas. Ia menilai kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, kreatif, serta berdaya saing.
“Ajang ini menjadi ruang pembinaan yang menanamkan nilai-nilai spiritual sekaligus memperkuat karakter generasi Qur’ani. Nilai moral, disiplin, dan semangat berprestasi harus tumbuh seiring dengan peningkatan kualitas keimanan,” katanya.
Ramadan sebagai Momentum Produktif
Lebih lanjut, gubernur menekankan bahwa Ramadan seharusnya dimaknai sebagai momentum produktif. Tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menumbuhkan kreativitas serta prestasi.
“Ramadan bukan semata soal menahan diri, melainkan momentum untuk berkarya, mengasah kemampuan, dan menunjukkan prestasi terbaik kita dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai religius,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu mempererat persaudaraan dan harmoni sosial di tengah masyarakat Kalimantan Tengah. Semangat kebersamaan dalam kegiatan keagamaan, menurutnya, dapat memperkokoh ukhuwah Islamiyah serta mempererat solidaritas antarwarga.
“Saya berharap Gebyar Ramadan Berkah ini menjadi media pemersatu yang memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan rasa cinta, serta menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Kalteng,” pungkasnya.
Di akhir sambutannya, gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyemarakkan Ramadan dengan karya dakwah, kreativitas positif, serta semangat berprestasi yang membawa keberkahan bagi pembangunan daerah.
