
PALANGKA RAYA — Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalimantan Tengah Tahun 2025 resmi dibuka dalam sebuah rangkaian acara yang berlangsung meriah dan penuh nuansa kekeluargaan. Pembukaan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah di hadapan jajaran pimpinan DPD Partai Golkar, kader senior, pengurus kabupaten/kota, organisasi sayap partai, serta para simpatisan yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Musda merupakan forum strategis bagi konsolidasi internal partai. Ia menekankan bahwa Musda tidak hanya menjadi arena untuk memilih ketua, tetapi juga wadah merumuskan gagasan besar bagi pembangunan daerah.
“Musda bukan sekadar memilih ketua, tetapi momentum menyatukan gagasan besar untuk pembangunan daerah. Kalimantan Tengah membutuhkan partai-partai yang kuat, solid, dan berkomitmen mendukung agenda pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur.
Ia juga mengimbau seluruh kader menjaga suasana Musda tetap kondusif dan demokratis.
“Perbedaan pilihan adalah hal biasa di dalam demokrasi. Yang terpenting, bagaimana Partai Golkar tetap kompak setelah Musda dan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kalteng, H. Ruslan AS, menyebut Musda XI sebagai ajang penyatuan energi politik sekaligus evaluasi perjalanan organisasi. Menurutnya, Musda menjadi penting untuk memperkuat struktur partai dan membuka ruang regenerasi.
“Golkar Kalteng terus bergerak, berbenah, dan membuka ruang bagi regenerasi politik. Musda ini kami harapkan melahirkan keputusan-keputusan strategis yang memperkuat struktur partai hingga ke akar rumput,” kata Ruslan.
Ia juga memastikan bahwa Golkar Kalteng terus berupaya membangun soliditas, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Kita ingin Golkar semakin dipercaya publik. Untuk itu konsolidasi, kaderisasi, dan penguatan struktur harus terus kita lakukan,” ujarnya.
Musda XI Partai Golkar Kalteng dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan agenda utama pemilihan ketua serta pembahasan program strategis partai untuk periode mendatang.
